27.8 C
Banda Aceh
BerandaKolom

Kolom

Refleksi Psikologi Sosial (2): Perilaku “Beh Broh” dan Pola Bahasa di Ruang Publik

Oleh: Lailan F. Saidina * Di salah satu ruas jalan Kota Banda Aceh yang hijau, terbentang spanduk bertuliskan: “Wahai manusia yang beriman, dilarang buang sampah di sepanjang jalan ini !!!”. Sekilas kalimat itu tampak tegas, emosional, bahkan bernuansa moral dan religius. Namun beberapa kantong sampah...

Refleksi Psikologi Sosial: Saat Papan Hinaan Gagal Mengubah Perilaku

Oleh : Lailan F. Saidina * Tulisan reflektif ini dibuat untuk merespon postingan video pendek seorang teman pagi ini, Jum'at (29/5/2026) di salah satu group whatapps, tentang kegelisahannya terhadap belum adanya kesadaran warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, meskipun sudah sering di ingatkan dengan kata-kata...

Opini: Komunikasi Transformatif di Ruang Kelas; Menghidupkan Hati, Membangunkan Kesadaran, Menguatkan Makna

Oleh: Lailan F. Saidina * Di tengah derasnya perubahan zaman, pembelajaran tidak cukup lagi diartikan hanya memindahkan pengetahuan dari kepala (memori) guru ke kepala (memori) murid. Ruang kelas hari ini membutuhkan sesuatu yang jauh lebih dalam, yakni komunikasi pembelajaran yang mampu menjangkau hati, membangunkan kesadaran,...

Rasa Aman Dan Dilema Ibu Bekerja Ditengah Kasus Kekerasan Anak

Oleh: Lindawati M. Arsyad * Dilema ibu bekerja adalah realitas yang tidak sederhana. Di satu sisi, ada tuntutan ekonomi keluarga yang kadang tidak bisa sepenuhnya ditopang oleh suami. Di sisi lain, ada tanggung jawab pengasuhan yang begitu besar terhadap anak. Dalam kondisi ini, banyak ibu...

Dari Dayah Ke Sistem Pemerintahan: Jejak Abu MUDI Membangun Peradaban Aceh

Oleh: Tgk. Martunis A. Jalil, S.H. Aceh merupakan daerah yang memiliki kekhususan dalam pelaksanaan syariat Islam di Indonesia. Namun, keberhasilan sebuah daerah syariat sejatinya tidak hanya diukur dari keberadaan regulasi atau simbol-simbol keagamaan semata, melainkan juga dari kualitas sumber daya manusia yang mengelola ruang-ruang pelayanan agama...

Speak To Impact: Berhenti Mengajar, Mulai Berkomunikasi

Oleh : Lailan F. Saidina * Dua puluh tahun silam, tepatnya saat awal saya tertarik dengan dunia pengajaran, saya pernah punya kelas yang ya, berjalan. Tidak buruk, tapi juga tidak benar-benar hidup. Saya menjelaskan, peserta mencatat. Saya bertanya, mereka menjawab singkat, aman, atau sekedar mengangguk...