28.4 C
Banda Aceh
BerandaKolomIn Memoriam Kanda Ir. M. Jafar Ibrahim Sarong: Tutur Lembut dan Berhati...

In Memoriam Kanda Ir. M. Jafar Ibrahim Sarong: Tutur Lembut dan Berhati Dermawan

Inna lillahi wa inna ilaihi rajiā€˜un.

Kepergian Kanda Ir. M. Jafar Ibrahim Sarong meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, sahabat, dan seluruh keluarga besar Laziskahmi. Almarhum bukan hanya seorang muzakki dan donatur tetap, tetapi juga sosok yang begitu loyal, peduli, dan memiliki cinta yang tulus terhadap berbagai program kemanusiaan dan keummatan yang dijalankan Laziskahmi.

Bagi saya, almarhum adalah senior sekaligus sahabat perjuangan yang selalu hadir dalam setiap langkah pengabdian. Hampir tidak ada satu pun program kemanusiaan Laziskahmi yang luput dari perhatian dan dukungannya. Dalam setiap gerakan kepedulian, bantuan kemanusiaan, santunan yatim, pemberdayaan umat, hingga program-program sosial lainnya, almarhum selalu menjadi bagian dari orang-orang pertama yang memberikan dukungan dan donasinya.

Lebih dari itu, yang paling saya kenang adalah ketulusan dan kelembutan pribadinya. Tutur katanya santun, penuh adab, dan menyejukkan hati. Beliau kerap menghubungi saya melalui telepon, bukan sekadar untuk menyalurkan donasi, tetapi juga untuk memberikan nasihat, masukan, serta saran yang konstruktif demi kemajuan dan pengembangan Laziskahmi.

Setiap percakapan dengannya selalu menghadirkan semangat baru, karena nasihatnya lahir dari kepedulian yang tulus dan kecintaannya terhadap perjuangan kemanusiaan dan dakwah sosial kepada umat.

Suasana haru menyelimuti prosesi pelepasan jenazah pada Ahad pagi, 21 Juni 2026, di Masjid Uteun Bayi, Kota Lhokseumawe. Tangis sang istri pecah ketika kami memperkenalkan diri sebagai alumni HMI dan relawan Laziskahmi.

Dengan tangis yang terisak, istri almarhum, Fauzia, menyampaikan bahwa almarhum sangat peduli dan mencintai Laziskahmi. Kecintaan itu bukan hanya diwujudkan melalui dukungan dan donasi, tetapi juga selalu diceritakan kepada istri dan anak-anaknya.

“Laziskahmi menjadi salah satu bagian yang begitu dekat di hati almarhum hingga akhir hayatnya. Kami istri dan anak-anaknya selalu diminta jika ada kelebihan rezeki untuk menyumbang dan membayar zakat”, tutur Fauzia, yang biasa disapa Kak Nana, sembari meminta keluarga besar alumni HMI untuk memaafkan almarhum suaminya.

Selain dikenal sebagai dermawan dan pendukung setia gerakan kemanusiaan, almarhum Kanda M. Jafar Ibrahim juga merupakan tokoh yang aktif dalam berbagai organisasi sosial kemasyarakatan. Beliau adalah seorang senior yang dihormati, dengan nasihat-nasihat sejuk yang selalu dinantikan oleh sahabatnya. Kehadirannya dalam berbagai forum selalu membawa keteduhan, sementara pemikirannya menjadi sumber inspirasi bagi generasi yang lebih muda.

Sebelum meninggal, almarhum telah menyampaikan keinginannya untuk dimakamkan di kampung halaman tercinta, Trienggadeng, Kabupaten Pidie. Keinginan itu pun dipenuhi oleh keluarga. Di sanalah beliau kini beristirahat untuk selamanya, meninggalkan jejak kebaikan yang akan terus dikenang oleh orang-orang yang pernah merasakan manfaat dari kepedulian dan ketulusannya.

Almarhum meninggalkan seorang istri yang setia mendampingi serta tiga orang putra yang menjadi penerus nilai-nilai kebaikan yang telah beliau wariskan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan, dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini.

Kepada almarhum Kanda Ir. M. Jafar Ibrahim Sarong, kami menyampaikan penghormatan dan terima kasih yang setulus-tulusnya atas seluruh pengabdian, dukungan, nasihat, dan cinta yang telah diberikan kepada Laziskahmi dan perjuangan kemanusiaan.

Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat, maghfirah, dan ampunan-Nya, menerima seluruh amal salehnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.

Selamat jalan, Kanda Jafar Ibrahim Sarong.
Namamu akan selalu hidup dalam doa dan kenangan kami. Jejak kebaikanmu akan terus menjadi inspirasi bagi perjuangan kemanusiaan dan pemberdayaan umat di Laziskahmi. Al-Fatihah. (*)

Penulis: F. Saidina

Sponsor

explore more