26.9 C
Banda Aceh
BerandaEdukasiSiswa SMA Sukma Bangsa Pamerkan Prototipe Pengunci Pintu dan Penyiram Tanaman Otomatis...

Siswa SMA Sukma Bangsa Pamerkan Prototipe Pengunci Pintu dan Penyiram Tanaman Otomatis di Sukma Expo

JALANTENGAH I LHOKSEUMAWE – Kreativitas dan inovasi siswa SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe menjadi salah satu daya tarik dalam Sukma Expo 2026 yang digelar pada 19–23 Juli 2026 di lingkungan Sekolah Sukma Bangsa Lhokseumawe. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan 20 Tahun Yayasan Sukma dengan mengusung semangat Inspiration, Innovation and Humanity for Indonesia.

Dalam pameran tersebut, siswa SMA Sukma Bangsa menampilkan berbagai karya inovatif berbasis teknologi yang merupakan hasil proses pembelajaran di kelas. Dua di antaranya yang menarik perhatian pengunjung adalah prototipe pengunci pintu otomatis (smart door lock) dan alat penyemprot tanaman otomatis yang dirancang untuk memberikan solusi sederhana terhadap kebutuhan sehari-hari.

Kedua prototipe tersebut merupakan hasil pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, rekayasa, dan kreativitas siswa. Melalui pendampingan guru, para siswa tidak hanya mempelajari konsep teori, tetapi juga menerapkannya menjadi produk yang memiliki nilai manfaat.

Siswa dan dewan guru SMA Sukma Lhokseumawe bersama salah seorang pengunjung di gerbang stand Sukma Expo 2026. (Foto: jalantengah)

Selama pelaksanaan Sukma Expo, sejumlah stand dikunjungi pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari siswa, guru, orang tua, tamu undangan, hingga masyarakat umum. Dalam amatan media jalantengah, siswa tampak sangat antusias mempresentasikan dan demonstrasi cara kerja alat yang diciptakan mereka kepada pengunjung.

Kepala SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe, Sarlivanti, M.Pd., mengatakan bahwa karya yang dipamerkan merupakan bukti nyata proses belajar yang menekankan kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan memecahkan masalah.

“Prototipe yang dipamerkan merupakan hasil pembelajaran siswa selama di kelas. Kami ingin memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan ide, menguji kreativitas, dan menghasilkan inovasi yang bermanfaat”, ujar Sarli.

Menurutnya Sukma Expo menjadi wadah bagi anak-anak untuk menunjukkan bahwa pembelajaran tidak berhenti pada teori, tetapi mampu melahirkan karya yang memiliki nilai guna bagi masyarakat kelak.

Ia menambahkan, SMA Sukma Bangsa terus mendorong budaya riset dan inovasi di kalangan peserta didik agar mereka memiliki keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreatif, mampu berkolaborasi, dan memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab.

Melalui Sukma Expo 2026, Yayasan Sukma berharap karya-karya yang dihasilkan siswa dapat menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan sekaligus memperkuat komitmen sekolah dalam mencetak generasi muda yang inovatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Penyelenggaraan Sukma Expo menjadi salah satu agenda utama dalam perayaan 20 Tahun Yayasan Sukma, yang tidak hanya menampilkan hasil karya siswa, tetapi juga memperlihatkan perjalanan dan kontribusi Yayasan Sukma dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Aceh. (*)

Sponsor

explore more