27.1 C
Banda Aceh
BerandaKampusianaAssoc. Prof. Nuriman Luncurkan Buku Kelima, Angkat Model Pemberdayaan Lembaga Pendidikan Islam

Assoc. Prof. Nuriman Luncurkan Buku Kelima, Angkat Model Pemberdayaan Lembaga Pendidikan Islam

JALANTENGAH I BANDA ACEH – Assoc. Prof. Nuriman kembali memperkaya khazanah literasi pendidikan Islam melalui buku terbarunya berjudul Pemberdayaan Berbasis Kesadaran: Model Pendampingan Lembaga Pendidikan Keagamaan Islam. Buku tersebut menjadi karya buku kelima Nuriman dan ditulis bersama Dr. Syarifah Rahmah, S.Ag., M.Pd.

Buku yang diterbitkan oleh Diandra dengan dampingan penerbit Tandaseru ini menawarkan perspektif tentang pemberdayaan lembaga pendidikan keagamaan Islam yang tidak semata-mata bertumpu pada program bantuan maupun pendekatan teknis.

Penulis menempatkan kesadaran, partisipasi, dan tanggung jawab kolektif komunitas pendidikan sebagai unsur penting dalam proses perubahan kelembagaan.

Dalam uraian bukunya, Nuriman dan Syarifah Rahmah berangkat dari realitas lembaga pendidikan keagamaan Islam nonformal yang berakar pada tradisi pembelajaran kitab Arab-Melayu/Jawi. Tradisi tersebut tidak dipandang sebagai sesuatu yang statis, tetapi sebagai modal sosial dan kultural yang dikembangkan menjadi kekuatan transformatif.

Buku ini juga menegaskan pentingnya menempatkan pengelola, pendidik, dan masyarakat sebagai subjek perubahan, bukan sekadar objek pembangunan. Pendekatan tersebut menjadi salah satu gagasan utama yang ditawarkan penulis dalam membangun model pendampingan pendidikan Islam yang lebih reflektif dan berbasis pada kondisi masyarakat.

Secara konseptual, buku ini menghadirkan empat ranah utama, yakni kerangka konseptual, partisipasi masyarakat, pembacaan realitas lokal, dan strategi pendampingan.

Keempat ranah tersebut kemudian diarahkan pada model pemberdayaan berbasis kesadaran yang menempatkan dialog, refleksi bersama, dan pembelajaran sosial sebagai motor perubahan kelembagaan yang berkelanjutan.

Gagasan ini membuat buku tersebut tidak hanya relevan bagi kalangan akademisi, tetapi juga bagi pendamping masyarakat, pengelola lembaga pendidikan keagamaan, serta pihak yang berkecimpung dalam pengembangan pendidikan Islam berbasis komunitas.

Mini Resensi

Dari sisi isi, Pemberdayaan Berbasis Kesadaran memiliki kekuatan pada upaya menghubungkan konsep pemberdayaan dengan realitas pendidikan keagamaan Islam di tingkat komunitas.

Buku ini tidak melihat pemberdayaan sekadar sebagai pemberian bantuan, melainkan sebagai proses membangun kesadaran dan kemampuan masyarakat untuk mengenali persoalan, terlibat dalam proses perubahan, serta mengelola perubahan secara mandiri.

Pendekatan berbasis realitas lokal juga menjadi nilai menarik buku ini. Tradisi pendidikan Islam nonformal yang selama ini berkembang di masyarakat ditempatkan sebagai potensi yang dapat diberdayakan, bukan sebagai praktik lama yang harus ditinggalkan.

Dengan bahasa konseptual yang diarahkan pada praktik pendampingan, buku ini berpotensi menjadi bahan bacaan bagi akademisi, mahasiswa, peneliti, pengelola lembaga pendidikan Islam, dan pendamping masyarakat yang ingin memahami pemberdayaan pendidikan dari perspektif partisipatif.

Pesan utama buku ini adalah bahwa perubahan pendidikan yang berkelanjutan membutuhkan kesadaran, partisipasi, refleksi, dan kepemilikan bersama dari komunitas yang menjalankannya.

Kehadiran buku ini sekaligus menambah daftar karya Nuriman dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat berbasis pendidikan Islam. []

I F. Saidina

Sponsor

explore more