
JALANTENGAH I LHOKSEUMAWE – Tak sampai setahun sejak dikukuhkan pada April 2025 Badan Baitul Mal Lhokseumawe melakukan pembenahan total di tubuh BMK dengan support penuh Wali Kota Sayuti, kepercayaan muzakki terhadap lembaga Baitul Mal kini terus meningkat.
Dalam tiga bulan terakhir, sejumlah warga Kota Lhokseumawe, baik dari kalangan pengusaha, profesional, perusahaan, ASN, karyawan maupun pedagang secara sukarela menyetorkan zakatnya ke lembaga Baitul Mal milik pemerintah tersebut.
Selain transparansi tata kelola dan pembenahan SDM amil, program-program nyata seperti bantuan pendamping pasien akut, pembangunan rumah dhuafa dan rehab rumah yang tepat sasaran yang dilakukan Badan BMK di tahun pertama menjadi alasan utama muzakki mulai percaya terhadap lembaga Baitul Mal.
“Saya berani menyetor zakat ke Baitul Mal karena melihat Baitul Mal Lhokseumawe sudah transparan. Banyak rumah-rumah dhuafa yang dibangun tepat sasaran, maupun program lainnya sebagaimana sering saya lihat di media”, sebut Muhammad, saat menyetor Rp 20 juta zakat malnya, Senin (16/3/2026).
Sebelumnya, sejumlah dokter yang membuka praktek di Kota Lhokseumawe, karyawan Bank Indonesia, PT. Bank Aceh Syariah juga telah menyetorkan zakat karyawan ke Baitul Mal.
Menurut pimpinan divisi pengumpulan BMK Lhokseumawe, Munawir, kesadaran kalangan pengusaha dalam menunaikan zakat semakin meningkat. Dalam catatan pihaknya, beberapa pengusaha coffee dan toko kecantikan kini proaktif menyetor zakat ke BMKL.
“Kami menyampaikan apresiasi atas kepercayaan semua kalangan yang terus berkontribusi dalam mendukung penguatan pengelolaan zakat secara transparan dan tepat sasaran di Kota Lhokseumawe”, kata Munawir.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara lembaga keuangan syariah dan Baitul Mal sangat penting dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Sinergi ini mendorong distribusi zakat yang tepat sasaran agar memberikan dampak sosial yang lebih luas bagi masyarakat Kota Lhokseumawe” tambah Munawir.
Untuk diketahui, kelima Anggota Badan BMK Lhokseumawe periode 2025-2030 yang dikukuhkan Wali Kota Sayuti pada April tahun silam, adalah: Damanhur, Lailan Fajri S, Munawir, Sirajul Munir, serta Jumiati.
Selain itu, kehadiran Tenaga Profesional, reformasi SDM di tubuh Sekretariat, kerjasama pihak ketiga maupun publikasi media sosial juga telah memberi pengaruh besar dalam meningkatkan kepercayaan publik pada lembaga Baitul Mal Lhokseumawe saat ini. (*)