27.9 C
Banda Aceh
BerandaNewsKorpres MD KAHMI Lhokseumawe: Perkuat Peran KAHMI di Tengah Masyarakat

Korpres MD KAHMI Lhokseumawe: Perkuat Peran KAHMI di Tengah Masyarakat

JALANTENGAH I LHOKSEUMAWE — Mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lhokseumawe lintas generasi berkomitmen memperkuat peran Kahmi di domain ekternal organisasi, atau di tengah masyarakat.

“Pertemuan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan juga momentum strategis untuk memperkuat peran Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di tengah masyarakat, terutama pasca bencana”, sebut Muhammad Atar, Selasa (31/3/2026).

Tiga mantan Ketum Cabang di eranya masing-masing, Dr. Dahlan A. Rahman, Muhammad Atar dan Lailan Fajri Saidina membahas berbagai isu sosial, keummatan, serta tantangan generasi muda di era modern. KAHMI memiliki tanggung jawab moral untuk terus hadir memberikan kontribusi nyata, baik dalam bidang pendidikan, sosial, maupun pemberdayaan masyarakat.

Koordinator Presidium MD Kahmi Lhokseumawe, Dr. Dahlan A. Rahman, M.Si menyampaikan bahwa alumni HMI tidak boleh kehilangan arah dalam pengabdian. “KAHMI harus menjadi wadah strategis yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Dahlan, mental alumni HMI dalam ber-Kahmi sudah harus berbeda dengan saat menjadi kader HMI di level komisariat atau cabang. “Fokus kita anggota Kahmi bukan lagi pada rebutan jabatan internal organisasi 5 tahun sekali, tapi pada peran dan kontribusi nyata ditengah masyarakat, seperti yang selama ini dilakukan Laziskahmi”, kata Dahlan.

Mantan pengurus PB HMI ini juga menyoroti etika komunikasi alumni di internal organisasi, baik langsung maupun via group whatapps. Menurutnya, sebagai alumni HMI hendaknya mencerminkan karakteristik intelektual dalam berkomunikasi di ruang publik, serta menunjukkan sikap saling menghormati secara positif.

Selain itu, mereka juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pemerintah daerah dan berbagai komunitas. Sinergi ini menjadi kunci agar KAHMI dapat berjalan efektif dan berdampak luas bagi masyarakat.

Di tengah dinamika sosial yang terus berkembang, kehadiran alumni HMI diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan positif. Dengan pengalaman dan jaringan yang dimiliki, KAHMI dinilai memiliki posisi strategis dalam memperkuat nilai-nilai keislaman dan kebangsaan di tengah masyarakat.

Silaturahmi sederhana ini pun menjadi bukti bahwa peran alumni tidak berhenti setelah masa kaderisasi, melainkan terus berlanjut dalam bentuk kontribusi nyata bagi bangsa dan daerah, termasuk inisiatif menggagas lembaga-lembaga afiliasi, seperti Laziskahmi. (*)

Sponsor

explore more