JALANTENGAH I LANGSA — Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa menggelar kegiatan coaching bagi dosen untuk merumuskan strategi pengembangan pusat studi, Selasa (24/12), bertempat di Auditorium kampus.
Kegiatan ini menghadirkan guru besar UINSU Prof. Dr. Hasan Asari, MA, dan Praktisi Coach dari Tandaseru Indonesia Lailan Fajri Saidina sebagai fasilitator utama. Keduanya membekali peserta dengan pendekatan strategis dan berorientasi dampak.
Acara berlangsung interaktif dengan format diskusi terarah. Dengan pendekatan group coaching, Lailan Fajri Saidina menstimulasi dosen merefleksikan peran personal dan kolektif dalam menguatkan fungsi pusat studi, agar tidak sekadar “ada”, melainkan tumbuh, produktif, dan relevan dengan kebutuhan akademik serta masyarakat.
“Peran apa yang secara pribadi bersedia Bapak Ibu dosen ambil agar pusat studi IAIN Langsa berkembang, bukan sekedar ada?”, tanya Coach Lailan.
Materi yang disampaikan menekankan pentingnya kepemimpinan berbasis visi, kolaborasi lintas disiplin, dan pengelolaan program yang terukur. Pendekatan group coaching terstruktur digunakan untuk mendorong dosen mengidentifikasi potensi, tantangan, dan langkah konkret yang dapat diambil secara bertahap.
Disesi awal, Prof Hasan Asari menggarisbawahi bahwa pusat studi idealnya memiliki peta jalan yang jelas, mulai dari penajaman fokus keilmuan, penguatan riset dan publikasi, hingga perluasan jejaring kemitraan.
Diskusi juga menyoroti strategi keberlanjutan, termasuk tata kelola, pendanaan, dan pemanfaatan hasil riset untuk pengabdian kepada masyarakat. Peserta didorong menyusun rencana aksi yang realistis, selaras dengan kebijakan institusi, serta adaptif terhadap dinamika keilmuan dan kebutuhan lokal.
Wakil Rektor I, Dr. Amiruddin Yahwa Azzawiy berharap kegiatan ini menjadi titik awal penguatan ekosistem pusat studi di lingkungan IAIN Langsa. Melalui peningkatan kapasitas dosen dan perumusan strategi yang matang, pusat studi diproyeksikan mampu berkontribusi lebih signifikan terhadap reputasi akademik kampus dan dampak sosial. (*)










