JALANTENGAH I ACEH UTARA — Pelantikan Pengurus HMI dan KOHATI Cabang Lhokseumawe–Aceh Utara periode 2026–2027 menjadi momentum penting untuk memperkuat peran kader HMI dalam menjawab berbagai dinamika kebangsaan.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 28 Agustus 2026, di Aula Pendopo Bupati Aceh Utara tersebut turut dihadiri unsur pemerintah daerah, alumni, kader HMI dan KOHATI, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Koordinator Presidium MD KAHMI Lhokseumawe–Aceh Utara, Dr. Dahlan A. Rahman, M.Si menekankan pentingnya HMI tetap mengambil peran strategis di tengah perubahan sosial, politik, ekonomi, dan perkembangan kehidupan kebangsaan yang semakin kompleks.

Menurutnya, kader HMI tidak cukup hanya memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga harus mempunyai kepekaan terhadap persoalan masyarakat serta keberanian menawarkan gagasan dan solusi yang konstruktif.
Dinamika kebangsaan, lanjutnya, perlu dihadapi dengan kedewasaan berpikir, sikap kritis yang bertanggung jawab, serta komitmen menjaga persatuan. HMI diharapkan mampu menjadi bagian dari kekuatan intelektual yang ikut memberikan arah bagi pembangunan daerah dan bangsa.
Pelantikan kepengurusan baru HMI dan KOHATI Cabang Lhokseumawe–Aceh Utara periode 2026–2027 juga diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni pergantian kepemimpinan. Momentum tersebut harus menjadi awal konsolidasi gerakan kader dalam memperkuat pengabdian kepada masyarakat.
KAHMI sebagai wadah alumni, kata dia, memiliki tanggung jawab moral untuk terus memberikan ruang pembinaan, pendampingan, dan kolaborasi bagi kader HMI dalam menghadapi tantangan zaman.
“Di tengah dinamika kebangsaan yang terus berkembang, sinergi antara HMI, KAHMI, pemerintah, dan berbagai elemen masyarakat dinilai penting untuk melahirkan gagasan yang mampu menjawab kebutuhan generasi muda sekaligus memperkuat pembangunan Aceh”, pintanya.
Pengurus HMI dan KOHATI Cabang Lhokseumawe–Aceh Utara periode 2026–2027 diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi dengan menjunjung tinggi nilai keislaman, keindonesiaan, intelektualitas, serta semangat pengabdian.
“Pelantikan ini hendaknya menjadi titik awal untuk menghadirkan kepemimpinan kader yang berintegritas, kritis, solutif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.” tegas Dahlan.
Dengan kepengurusan baru tersebut, HMI Cabang Lhokseumawe–Aceh Utara diharapkan semakin aktif mengambil bagian dalam membangun ruang dialog kebangsaan serta menjadi mitra strategis dalam menghadapi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Aceh. (*)