26.7 C
Banda Aceh
BerandaNewsZikir Nurul Huda Al-Aziziyah Syahdukan Peringatan Maulidir Rasul MT Muslimah Insan Cita

Zikir Nurul Huda Al-Aziziyah Syahdukan Peringatan Maulidir Rasul MT Muslimah Insan Cita

JALANTENGAH – LHOKSEUMAWE – Lantunan zikir dan selawat yang menggema dengan khusyuk menghadirkan suasana syahdu dalam peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang diselenggarakan Majelis Taklim Muslimah Insan Cita (MT MIC) bekerjasama FORHATI Daerah, Jumat, 9 Oktober 2026, di Gedung Insan Cita, kota Lhokseumawe.

Lantunan zikir dan selawat yang dibawakan group Zikir Nurul Huda Al-Aziziyah tidak sekadar menyemarakkan suasana acara, tetapi juga mengajak jamaah menyelami kembali makna kecintaan kepada Rasulullah SAW, meneladani akhlaknya, serta mempererat ikatan ukhuwah dengan sesama.

Di tengah lantunan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, suasana haru turut terasa ketika anak-anak yatim menerima santunan. Senyum yang merekah di wajah mereka menjadi potret sederhana tentang arti kepedulian dan kasih sayang.

Kegiatan ini turut dirangkai dengan refleksi milad ke-6 tahun MT Muslimah Insan Cita. “Enam tahun MT MIC menjadi momentum memperkuat kebersamaan, menumbuhkan nilai-nilai keislaman, dan memperluas kepedulian sosial di tengah masyarakat”, ujar koordinator MT MIC, Lindawati.

Selain zikir, selawat, dan santunan anak yatim, acara juga diisi dengan tausiyah oleh Ustazah Viral, Umi Wahyuni. Nasihat keagamaan yang disampaikan menjadi bagian penting dalam mengajak jamaah menjadikan peringatan Maulid sebagai momentum memperbaiki diri, memperkuat iman, serta meneladani Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua panitia, Liya, mengatakan peringatan Maulid Nabi dan milad ke-6 tahun MT Muslimah Insan Cita bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ikhtiar untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

“Kami ingin menghadirkan kebahagiaan sekaligus mengingatkan diri kita semua untuk terus meneladani akhlak Rasulullah SAW,” ujar Liya.

Bagi keluarga besar MT Muslimah Insan Cita, peringatan Maulidir Rasul 1448 Hijriah ini menjadi pengingat bahwa dakwah dapat hadir melalui banyak jalan: melalui zikir yang menenteramkan hati, ilmu yang mencerahkan pikiran, dan kepedulian yang menguatkan mereka yang membutuhkan. (*)

Sponsor

explore more