JALANTENGAH I SEMARANG – Kafilah Aceh mencatatkan capaian membanggakan pada Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXI 2026 di Jawa Tengah. Berdasarkan daftar jumlah finalis yang disampaikan sekretaris LPTQ, Aceh berada di posisi keempat dari 17 provinsi dengan jumlah finalis terbanyak.
Aceh tercatat meloloskan 10 peserta ke babak final pada sejumlah cabang. Capaian tersebut menempatkan Aceh dalam jajaran lima besar provinsi dengan jumlah finalis terbanyak pada MTQN XXXI.
Perjuangan Kafilah Aceh di Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional kini memasuki tahap penentuan. Sebanyak 10 wakil Aceh akan tampil pada babak final yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (18/9/2026).

Para finalis berasal dari berbagai cabang dan golongan, mulai dari Kaligrafi Digital, Syarhil Qur’an, Fahmil Qur’an, Tilawah, Murattal, Tafsir hingga Tahfizh. Mereka akan berusaha menuntaskan rangkaian perjuangan dengan memberikan penampilan terbaik di panggung final.
Ketua Kafilah Aceh yang juga Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Dr. Misran Fuadi, S.Ag., M.AP., menyampaikan rasa syukur atas capaian para peserta yang berhasil mencapai babak final.
“Alhamdulillah, kita sangat bahagia dan bangga. Anak-anak sudah memberikan perjuangan terbaik sampai akhirnya bisa masuk final,” ujar Misran.
Ia berpesan agar seluruh finalis menjaga fokus, ketenangan dan kepercayaan dirinya.
Berikut 10 wakil Aceh yang tampil di babak final MTQN Semarang:
1. Qaisal Ridha – Kaligrafi Digital.
2. Syarhil Qur’an Putra – Althaf Rahmatillah, Hafid Akbar dan Ahmad Al Kindy.
3. Fahmil Qur’an Putri – Azka Dara Maulidya, Izza Mushviya dan Kayyisa Farras.
4. Habibul Hamiz – Tilawah Anak Putra.
5. Zamil Ghifari – Murattal Remaja Putra.
6. Radhi Ukhrawi – Tilawah Remaja Putra.
7. Mauliza Juliantika – Tafsir Bahasa Indonesia Putri.
8. Ahmad Sa’ad Muayyad – Tafsir Bahasa Inggris Putra.
9. Aqmarina Asarah – Tafsir Bahasa Inggris Putri.
10. Raisya Annazira – Tahfizh 30 Juz Putri.
Misran mengatakan keberhasilan melangkah ke final merupakan buah dari kerja keras peserta dan para pelatih yang terus memberikan pembinaan serta pendampingan sejak masa persiapan hingga pelaksanaan MTQ Nasional.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk terus memberikan doa dan dukungan kepada para finalis yang hari ini membawa nama Aceh di panggung MTQ Nasional.
Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi penyemangat bagi para peserta yang kini berada di tahap akhir perjuangan. (*)













