27.8 C
Banda Aceh
BerandaNewsMisbahul Ulum Wisuda Angkatan ke-29, Direktur Tekankan Peran Alumni Ditengah Perubahan Zaman

Misbahul Ulum Wisuda Angkatan ke-29, Direktur Tekankan Peran Alumni Ditengah Perubahan Zaman

JALANTENGAH I LHOKSEUMAWE — Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti prosesi wisuda angkatan ke-29 Pesantren Modern Misbahul Ulum yang digelar di kawasan Paloh, Lhokseumawe, Rabu (6/5/2026). Ratusan santri tampak mengenakan jubah wisuda dengan balutan selempang biru, duduk rapi di hadapan panggung utama, menandai berakhirnya perjalanan panjang mereka dalam menuntut ilmu di lingkungan pesantren.

Acara yang berlangsung di Gedung Teuku Umar itu dihadiri oleh para orang tua, dewan guru, serta tamu undangan. Prosesi pengukuhan alumni menjadi puncak rangkaian kegiatan, ditandai dengan pemindahan tali toga sebagai simbol kelulusan.

Direktur Pesantren Modern Misbahul Ulum, Ustad Martunis, M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya peran alumni dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berubah. Ia mengingatkan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari pengabdian di tengah masyarakat.

 

“Anak-anakku sekalian, hari ini kalian resmi menjadi alumni. Ilmu yang kalian peroleh di pesantren ini bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi harus menjadi cahaya bagi lingkungan sekitar,” ujar Martunis.

Ia juga berharap para lulusan mampu menjaga nilai-nilai keislaman yang telah ditanamkan selama di pesantren, sekaligus adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam akhlak. Dunia hari ini membutuhkan insan yang berintegritas, bukan sekadar berpengetahuan,” tambahnya.

Wisuda angkatan ke-29 ini menjadi momentum penting bagi pesantren dalam melanjutkan tradisi pendidikan berbasis integrasi ilmu agama dan umum. Para lulusan diharapkan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi maupun berkiprah langsung di tengah masyarakat sebagai agen perubahan.

Di akhir acara, suasana haru tak terbendung ketika para wisudawan menghampiri orang tua mereka. Tangis bahagia pecah, menjadi saksi perjuangan panjang yang akhirnya berbuah manis di hari penuh makna tersebut. (*)

Sponsor

explore more