
JALANTENGAH I ACEH UTARA – Suasana kebersamaan dan kepedulian sosial tampak dalam kegiatan buka puasa bersama program “Alumni Ramadhan Camp” bersama masyarakat dhuafa dan anak yatim penyintas banjir di Gampong Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (7/3/2026) bertepatan 17 Ramadhan 1447 H.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Laziskahmi bekerjasama dengan KAHMI dan Forhati Wilayah Aceh, serta KAHMI dan Forhati Daerah Lhokseumawe ini menghadirkan puluhan warga terdampak banjir, anak-anak yatim, serta tokoh masyarakat setempat.
Selain buka puasa bersama, panitia juga menyalurkan sekitar 100 paket bantuan berupa sembako penyintas berdaya, Al-Qur’an, kitab bajuri, yannah, serta santunan yatim kepada warga yang terdampak banjir beberapa waktu lalu di gampong tersebut.
Direktur Eksekutif Laziskahmi, Lailan Fajri Saidina mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah dan berjuang untuk bangkit kembali.

“Ramadhan adalah momentum memperkuat ukhuwah dan kepedulian sosial. Kami ingin hadir di tengah masyarakat yang terdampak banjir, terutama anak-anak yatim dan keluarga dhuafa, agar mereka tetap merasakan kebahagiaan di bulan suci ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, program “Alumni Ramadhan Camp” tidak hanya menghadirkan buka puasa bersama, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi serta penguatan spiritual bagi masyarakat setempat.
“Melalui kegiatan ini kami berharap semangat berbagi terus tumbuh, dan para alumni HMI seluruh tanah air bisa menjadi bagian dari solusi sosial secara nyata di tengah masyarakat,” tambah Lailan.
Sementara itu, pimpinan Dayah Hidayatul Huda, Abon, tak dapat menyembunyikan rasa harunya sekaligus menyampaikan apresiasi atas kepedulian para relawan dan donatur yang telah membantu masyarakat di wilayah tersebut.
Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat berarti bagi warga yang masih dalam masa pemulihan pascabencana.
“Bantuan ini bukan hanya soal makanan atau sembako, tetapi juga bentuk perhatian dan kasih sayang kepada masyarakat yang sedang diuji. Semoga Allah membalas kebaikan para donatur dan relawan,” kata Abon.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat kebersamaan serta saling membantu, terutama dalam menghadapi musibah. (*)











