26.3 C
Banda Aceh
BerandaNewsMasuki Usia 79 Tahun, Malam Ini Kualitas Insan Cita Alumni HMI Diwebinarkan

Masuki Usia 79 Tahun, Malam Ini Kualitas Insan Cita Alumni HMI Diwebinarkan

JALANTENGAH I JAKARTA – Memasuki usia ke-79 tahun, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) kembali menegaskan komitmennya dalam merawat dan meningkatkan kualitas insan cita alumni melalui ruang-ruang refleksi intelektual. Salah satunya diwujudkan dalam Webinar Nasional bertajuk “Menuju Dunia Cita: Alumni HMI, Kompetensi dan Arah Peradaban” yang digelar pada Senin, 16 Februari 2026, mulai pukul 20.00 WIB secara daring melalui Zoom.

Webinar ini diinisiasi oleh LAZISKAHMI sebagai bagian dari ikhtiar memperkuat relevansi alumni HMI dalam menjawab tantangan zaman. Tema yang diangkat menempatkan alumni bukan semata sebagai produk kaderisasi, melainkan sebagai aktor peradaban yang dituntut memiliki kompetensi terukur dan visi kebangsaan yang kokoh.

Pembahasan utama dalam forum ini adalah “Bedah & Diskusi Asesmen Insan Cita Alumni Metric (ICA)”, sebuah kerangka evaluasi yang dirancang untuk memotret kualitas dan kapasitas alumni HMI secara lebih sistematis. Asesmen tersebut diharapkan dapat menjadi instrumen reflektif sekaligus proyeksi strategis dalam memetakan peran alumni di berbagai sektor.

Sebagai narasumber utama, akan hadir Basyrah Basir, PCC, kreator Asesmen Insan Cita dan profesional coach sekaligus pendiri Coaching Untuk Negeri. Ia menekankan pentingnya pendekatan berbasis kompetensi dalam membangun kualitas kepemimpinan alumni.

Menurut Basyrah, tantangan peradaban hari ini menuntut alumni organisasi kader untuk tidak hanya mengandalkan romantisme sejarah, tetapi juga memiliki perangkat ukur yang objektif terhadap kapasitas diri. “Insan cita bukan sekadar konsep normatif, tetapi harus diterjemahkan ke dalam indikator kompetensi yang dapat diukur dan dikembangkan,” sebutnya.

Webinar ini juga menghadirkan pembicara pembuka, Prof. Dr. Ir. Abdullah Puteh, M.Si selaku Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI. Kehadiran Abdullah Puteh merepresentasikan dukungan struktural organisasi alumni HMI terhadap upaya sistematis peningkatan mutu kader pasca-kampus.

Diskusi akan dimoderatori oleh Dr. Muhammad Dayyan, M.Ec, Ketua Badan Wakaf KAHMI Aceh, dengan Lailan Fajri Saidina, Pendiri LAZISKAHMI sebagai tuan rumah (host). Keterlibatan unsur penggerak filantropi ini menunjukkan bahwa penguatan insan cita alumni dipandang sebagai agenda kolektif, bukan sektoral.

Sejak berdiri pada 1947, HMI dikenal dengan gagasan “insan cita” sebagai profil kader ideal yang bernafaskan keislaman dan keindonesiaan. Di tengah dinamika global dan kompleksitas persoalan bangsa, konsep tersebut kembali diuji relevansinya.

Asesmen dan diskusi terbuka seperti ini dinilai penting untuk menjaga kesinambungan nilai sekaligus adaptasi terhadap perubahan.

Webinar ini terbuka bagi alumni dan publik yang ingin memperdalam wacana tentang kompetensi, kepemimpinan, dan arah peradaban dalam perspektif HMI. Di usia ke-79 tahun, refleksi atas kualitas insan cita menjadi momentum untuk memastikan bahwa alumni tidak hanya hadir dalam ruang-ruang strategis dan politik praktis, tetapi juga membawa visi transformasi yang berakar pada nilai dan berorientasi masa depan. (*)

Sponsor

explore more