JALANTENGAH I LHOKSEUMAWE — Air mata haru tak terbendung dari wajah Suryani saat sebuah kunci rumah diserahkan ke tangannya, Ahad (11/1/2026). Di teras rumah mungil bercat putih atap biru nan kokoh itu, harapan baru resmi dimulai. Laziskahmi menyerahkan rumah bantuan aman gempa bagi Suryani, warga Lhokseumawe yang selama ini tinggal dalam kondisi rentan.
Serah terima berlangsung khidmat di Gampong Paloh Punti dengan suasana kekeluargaan. Pengurus teras Laziskahmi, sejumlah relawan dan perangkat gampong hadir menyaksikan momen simbolik penyerahan kunci, penanda bahwa kolaborasi lintas lembaga mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat miskin.

Inisiator sekaligus perintis Laziskahmi, Lailan Fajri Saidina, menyebutkan bahwa rumah ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan ikhtiar bersama untuk menjaga martabat dan keselamatan warga.
“Rumah aman gempa ini adalah wujud amanah para donatur dan hasil kerja kolaboratif. Kami berterima kasih kepada Islamic Relief, Baitul Mal, serta Pemerintah Gampong Paloh Punti. Semoga rumah ini memberi rasa aman dan menjadi titik awal kehidupan yang lebih baik bagi Ibu Suryani,” ujar Lailan.
Ia menambahkan, program hunian layak huni dan aman gempa (HORFP) yang dilaksanakan Islamic Relief ini sejalan dengan salah satu program prioritas Laziskahmi Lhokseumawe, Baiti Jannati. Pembangunannya dilakukan dengan pendekatan partisipatif penerima manfaat agar dampaknya berkelanjutan.
Bagi Suryani, bantuan ini telah menghadirkan rasa tenang yang selama ini ia dan keluarganya rindukan. Dengan suara bergetar, Suryani menyampaikan ungkapan hati yang sederhana namun penuh makna.
“Saya tidak menyangka bisa punya rumah selayak ini. Terima kasih kepada semua yang sudah membantu. Ini berkah besar untuk saya dan keluarga,” katanya, sambil memeluk kunci besar simbolis.
Pemerintah Gampong Paloh Punti mengapresiasi sinergi yang terbangun. Menurut mereka, kehadiran rumah aman gempa bukan hanya meningkatkan kualitas hunian, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial gampong dalam menghadapi risiko bencana.
Program ini dibangun melalui kontribusi bersama Islamic Relief Rp. 52 juta, Baitul Mal Lhokseumawe Rp. 25 juta, Laziskahmi Rp. 10 juta, serta dukungan Pemerintah Gampong Paloh Punti Rp. 3 juta. Kolaborasi tersebut menegaskan bahwa ketika kepedulian bertemu kerja nyata, rumah tak hanya menjadi tempat berteduh, melainkan ruang tumbuh bagi harapan.
Proses hand over rumah dengan kode 0281 ini dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Pengawas Laziskahmi, Asnawi Ismail, Ketua Laziskahmi Abdul Rahman Muis, Koordinator Presidium MD Kahmi Lhokseumawe-Aceh Utara, Dr. Dahlan A. Rahman, serta pemerintah gampong Paloh Punti. (*)










