
JALANTENGAH I SAWANG — Krisis air bersih yang dialami warga Gampong Rabo Lhok Sawang, Aceh Utara pascabencana banjir akhirnya teratasi. Laziskahmi meresmikan dan menyerahkan satu unit sumur bor kepada masyarakat setempat pada Selasa (6/1/2026), sebagai upaya pemulihan layanan air bersih yang sempat lumpuh akibat terjangan banjir bandang.
Program ini didukung sepenuhnya oleh Badan Wakaf KAHMI Aceh dan dilaksanakan melalui kerja kolaboratif relawan Laziskahmi dengan warga. Sumur bor tersebut kini dapat dimanfaatkan oleh puluhan keluarga untuk kebutuhan harian, mulai dari memasak, mencuci, berwudhu hingga sanitasi.
Ketua Laziskahmi, Abdul Rahman Muis, yang didampingi koordinator posko, Zainal Abidin mengatakan bahwa pembangunan sumur bor merupakan respons cepat atas kebutuhan paling mendesak warga pascabencana.
“Air bersih adalah kebutuhan dasar. Bantuan ini kami arahkan agar berdampak jangka panjang dan dikelola bersama warga. Terima kasih kepada Badan Wakaf KAHMI Aceh dan seluruh pihak yang telah berkontribusi,” ujar Rahman dalam acara serah terima.

Tokoh masyarakat setempat, Tgk Muammar, menyambut baik hadirnya sumur bor tersebut. Menurut dia, selama sebulan lebih pascabanjir warga kesulitan mendapatkan air layak. “Sumur warga banyak yang tertimbun lumpur bahkan hilang tak berjejak. Dengan adanya sumur bor umum ini, kebutuhan air bersih bisa terpenuhi kembali. Kami berkomitmen menjaga dan merawatnya bersama,” kata Tgk Muammar.
Manfaat bantuan juga dirasakan langsung oleh ratusan warga. Seorang ibu rumah tangga penerima manfaat mengungkapkan rasa syukurnya. “Sebelumnya kami harus mengambil air jauh atau menunggu bantuan. Alhamdulillah sekarang air tersedia dekat rumah, sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari,” tuturnya.
Selain pembangunan fisik, inisiator dan perintis Laziskahmi, Lailan Fajri Saidina yang turut hadir ke lokasi mendorong pengelolaan berbasis komunitas agar keberlanjutan terjaga. Warga sepakat membentuk tim kecil untuk perawatan rutin dan penggunaan yang adil.
Dengan beroperasinya sumur bor ini, warga Rabo Lhok diharapkan dapat bangkit lebih cepat dari dampak banjir, sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan dan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut. (*)









