Home Pemerintahan Baitul Mal Lhokseumawe Salurkan Rp.5,75 Miliar Dana Zakat dan Infak untuk Kesejahteraan...

Baitul Mal Lhokseumawe Salurkan Rp.5,75 Miliar Dana Zakat dan Infak untuk Kesejahteraan Warga

0
Ketua bersama anggota Badan Baitul Mal Lhokseumawe usai sosialisasi fungsi zakat bagi pelaku usaha di Lhokseumawe beberapa waktu lalu.

JALANTENGAH I LHOKSEUMAWE — Baitul Mal Kota Lhokseumawe mengelola dana zakat dan infak sebesar Rp. 5,75 miliar untuk mendukung berbagai program kesejahteraan masyarakat sepanjang tahun 2025. Dana tersebut diarahkan pada sektor-sektor prioritas, mulai dari hunian layak, perlindungan sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi umat.

Berdasarkan data yang dirilis Baitul Mal Kota Lhokseumawe, total dana Rp.5,75 miliar terdiri atas zakat sebesar Rp.4,4 miliar dan infak Rp.1,35 miliar. Dana zakat dialokasikan untuk empat program utama, yakni Hunian Layak sebesar Rp.2,825 miliar untuk pembangunan dan renovasi rumah layak huni bagi dhuafa.

Perlindungan Sosial sebesar Rp.695 juta untuk bantuan darurat dan kelompok rentan, Pendidikan dan Dakwah sebesar Rp.331,2 juta, serta Tata Kelola sebesar Rp.548,8 juta guna memastikan pengelolaan dana yang profesional dan akuntabel.

Sementara itu, dana infak difokuskan pada Dukungan Sosial sebesar Rp.800 juta untuk anak yatim, dhuafa, dan kegiatan sosial. Selanjutnya pemberdayaan ekonomi sebesar Rp.400 juta melalui bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM, serta Operasional Efektif sebesar Rp.150 juta guna menjamin kelancaran program dan distribusi bantuan.

Koordinator Divisi Penyaluran Baitul Mal Kota Lhokseumawe, Sirajul Munir, menegaskan bahwa setiap rupiah dana yang dihimpun akan disalurkan secara tepat sasaran dan transparan.

“Dana zakat dan infak ini merupakan amanah masyarakat. Fokus kami adalah memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh mustahik, terutama dalam meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian ekonomi warga,” ujar Sirajul Munir saat ditemui, Jumat (27/12).

Ia menambahkan, program hunian layak masih menjadi prioritas utama karena kebutuhan tempat tinggal yang aman dan sehat merupakan fondasi kesejahteraan keluarga. Selain itu, pemberdayaan ekonomi juga terus diperkuat agar masyarakat penerima bantuan dapat berangsur mandiri.

Baitul Mal Kota Lhokseumawe berharap partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat dan infak terus meningkat. “Setiap rupiah yang dititipkan masyarakat menjadi bagian dari rencana besar membangun hunian yang layak, mencerdaskan generasi, memberdayakan ekonomi, dan melindungi warga yang lemah,” kata Sirajul.

Melalui pengelolaan dana yang profesional, jujur, amanah, dan ikhlas, Baitul Mal Kota Lhokseumawe menargetkan kontribusi nyata dalam mendorong kesejahteraan sosial dan pembangunan berkelanjutan di Kota Lhokseumawe. (*)

Exit mobile version