25.9 C
Banda Aceh
BerandaNewsDibantu Warga, Relawan Laziskahmi Lakukan Well Recovery Mesjid Di Tamiang

Dibantu Warga, Relawan Laziskahmi Lakukan Well Recovery Mesjid Di Tamiang

JALANTENGAH I TAMIANG – Sebulan pasca bencana banjir longsor melanda Sumatera, Relawan Laziskahmi bekerjasama Badan Wakaf Kahmi Aceh melakukan kegiatan well recovery atau pemulihan sumur air bersih di Masjid Pantai Tinjau, Kecamatan Sekrak, Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (25/12/2025). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kembali ketersediaan air bersih bagi jamaah dan masyarakat sekitar.

Proses pemulihan dilakukan dengan menyedot lumpur dan air tercemar dari dalam sumur menggunakan pompa penyedot, dibantu selang bertekanan tinggi. Lumpur sisa banjir yang mengendap di sumur sebelumnya membuat air tidak layak digunakan untuk kebutuhan ibadah maupun aktivitas harian warga.

Ketua Relawan Laziskahmi, Lailan F. Saidina, mengatakan bahwa kegiatan yang dibantu warga setempat ini merupakan bagian dari respon cepat pascabencana yang berfokus pada pemulihan fasilitas umum berbasis kebutuhan masyarakat.

“Air bersih adalah kebutuhan paling mendesak setelah banjir. Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat aktivitas warga. Karena itu kami prioritaskan pemulihan sumur agar bisa kembali digunakan secepat mungkin,” ujar Lailan di sela kegiatan.

Menurut Lailan, keterlibatan warga setempat sangat membantu kelancaran proses well recovery, mulai dari pengangkutan peralatan hingga pembersihan area sekitar masjid.

“Partisipasi warga luar biasa. Dengan kebersamaan ini, pekerjaan berat bisa diselesaikan lebih cepat dan hasilnya langsung dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Selain bantuan pemulihan sumur, Laziskahmi juga telah melakukan penyaluran bantuan kebutuhan dasar pengungsi sejak 29 November lalu, atau empat hari pasca bencana ke sejumlah kabupaten terdampak, diantaranya Aceh Utara, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Bener Meriah, Langsa dan Kota Lhokseumawe.

“Hari ini merupakan kali yang kelima tim relawan Laziskahmi melakukan aksi sosial pasca bencana di Tamiang dalam berbagai bentuk, termasuk pemeriksaan kesehatan dan psikososial”, terang Lailan didampingi ketua posko Laziskahmi, Zainal Abidin.

Setelah ini tim Laziskahmi bersama relawan tandaseru community akan melanjutkan dukungan pendampingan psikososial pascabencana, terutama bagi warga yang terdampak paling parah.

Banjir yang melanda 18 Kabupaten/Kota di Aceh menyebabkan sejumlah fasilitas umum terendam lumpur tebal, termasuk masjid dan sumber air bersih warga. Upaya pemulihan ini diharapkan dapat mempercepat kembalinya aktivitas masyarakat secara normal. (*)

Sponsor

explore more