JALANTENGAH I Lhokseumawe – Sebanyak 204 orang Anak Yatim Asuh Baitul Mal Kota Lhokseumawe hari ini (Senin, 22/12) menerima pencairan bantuan pendidikan berkelanjutan dari Baitul Mal Kota Lhokseumawe.
Yatim Asuh Baitul Mal merupakan salah satu program Unggulan dan prioritas Pemerintah Kota Lhokseumawe di bawah kepemimpinan Wali Kota Sayuti Abu Bakar, S.H., M.H.
Melalui program ini, setiap anak yatim menerima bantuan sebesar Rp. 400.000 per bulan, yang dicairkan secara rutin setiap awal bulan. Program tersebut diperuntukkan bagi anak yatim dengan usia maksimal 15 tahun dan diberikan secara berkelanjutan selama lima tahun.
Penerima manfaat ditetapkan sebanyak tiga (3) orang anak yatim dari setiap gampong. Dari 68 gampong yang ada di Kota Lhokseumawe, ditetapkan 204 anak yatim sebagai penerima manfaat.
Ketua Baitul Mal Kota Lhokseumawe, H. Dr. Damanhur Abbas, Lc., M.A., menyampaikan bahwa keberlanjutan dan perluasan program ini sangat bergantung pada dukungan dan partisipasi masyarakat, khususnya para dermawan.
“Kami mengajak para muzakki dan dermawan untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baitul Mal. Semakin besar partisipasi masyarakat, semakin banyak pula anak yatim di setiap gampong yang dapat kita bantu,” ujar H. Dr. Damanhur Abbas, Lc., M.A.
Ia menegaskan bahwa Baitul Mal Kota Lhokseumawe berkomitmen mengelola dana umat secara amanah, transparan, dan profesional, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abu Bakar, S.H., M.H., menyatakan dukungan penuh terhadap upaya penguatan peran Baitul Mal sebagai lembaga resmi pengelola zakat dan infak di daerah.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, Baitul Mal, dan para dermawan menjadi kunci utama dalam memperkuat sistem perlindungan sosial dan mewujudkan keadilan sosial bagi anak-anak yatim di Kota Lhokseumawe. (*)










